Tantangan Masalah Pertanahan Era Presiden Joko Widodo (Review Buku)
DOI:
https://doi.org/10.31292/jb.v3i1.93Abstract
Buku ini bukan saja memberikan suatu penilaian awal mengenai situasi pertanahan di Indonesia dalam berbagai dimensi, tetapi sekaligus manawarkan berbagai respons yang relevan menghadapi masalah tersebut. Oleh karena itu, buku ini sangat direkomendasikan bagi siapa saja yang hendak mendalami permasalahan pertanahan yang sedang dihadapi Indonesia hari ini, terutama para pengambil kebijakan dan semua pihak yang akan terlibat dalam perubahan agraria kedepan.Downloads
Download data is not yet available.
References
Luthfi, Anas Natshi dan Moh. Shohibuddin, 2016 ‘Mempromosikan Hak Komunal’, Digest Epistema, Vol. 6/2016.
Arizona, 2016, ‘Permudah Pendaftaran Hak Komunal Masyarakat Adat Atas Tanah’, Policy Brief Epistema Institute, Vol. 5/2016.
Arizona, Yance. 2014. Konstitusionalisme Agraria, Yogyakarta: STPN
Sumardjono, Maria, 2015. ‘Ikhwal Hak Komunal Atas Tanah’, Harian Kompas, 6 Juli 2015.
Arizona, 2016, ‘Permudah Pendaftaran Hak Komunal Masyarakat Adat Atas Tanah’, Policy Brief Epistema Institute, Vol. 5/2016.
Arizona, Yance. 2014. Konstitusionalisme Agraria, Yogyakarta: STPN
Sumardjono, Maria, 2015. ‘Ikhwal Hak Komunal Atas Tanah’, Harian Kompas, 6 Juli 2015.
Downloads
Published
2018-09-18
How to Cite
Arizona, Y. (2018). Tantangan Masalah Pertanahan Era Presiden Joko Widodo (Review Buku). BHUMI: Jurnal Agraria Dan Pertanahan, 3(1), 136–144. https://doi.org/10.31292/jb.v3i1.93
Issue
Section
Articles
License
- All articles published in Jurnal Bhumi are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International license.
- Copyright of the article remains with the author(s) without time limit. Jurnal Bhumi holds the license for first publication only.
- Author(s) can submit other contract as separate addition related to published articles, such as: uploading to institutional repository, publishing in book or other media with recognition and addressing initial publisher as Jurnal Bhumi.
- All parties are free to quote, copy, and adapt any article in Jurnal Bhumi for any legitimate purpose in any media, with the requirement to include credit for original author(s) and Jurnal Bhumi as first publisher.






