Hutan Kemasyarakatan Sebagai Alternatif Penyelesaian Konflik Tenurial Kehutanan
DOI:
https://doi.org/10.31292/jb.v2i2.75Keywords:
hutan, alternatif, konflikAbstract
Buku yang ditulis oleh Mora Dingin ini diangkat dari tesisnya, yang sebelumnya berjudul “Solusi Konflik Kehutanan dan Rasionalitas Masyarakat Hukum Adat (Studi Kasus Hutan Kemasyarakatan sebagai Solusi Konflik Kehutanan antara Pemerintah dengan Kaum Datuk Imbang Langit)”. Dikarenakan buku ini diangkat dari sebuah tesis, maka sistematika penulisannya sedikit banyak menyerupai tesis pada umumnya. Buku ini terdiri dari sembilan bab, dimulai dari Pendahuluan, Gambaran Umum Daerah Penelitian, Relasi Sumber Daya Hutan, Konflik Penguasaan Kawasan Hutan, Masyarakat Adat Mengajukan Hutan Kemasyarakatan, Alasan Pemerintah Memilih Hutan Kemasyarakatan, Pandangan Para Pihak Terhadap Status Kepemilikan Tanah, Implikasi Teoritis dan Penutup.Downloads
Download data is not yet available.
References
Arizona, Yance, Endra Wijaya dan Tanius Sebastian,2014. Pancasila dalam Putusan MahkamahKonstitusi: Kajian Terhadap Putusan Mah-kamah Konstitusi dalam Perkara yangBerkaitan dengan Perlindungan Hak KelompokMarjinal, Epistema Institute dan Yayasan TIFA,Jakarta.
Bedner, Adriaan, Ward Berenschot, Eddie RiyadiLaggut-Terre dan Dewi Novirianti (Editor),2011, Akses Terhadap Keadilan: PerjuanganMasyarakat Miskin dan Kurang BeruntungUntuk Menuntut Hak di Indonesia, HuMa,VanVollenhoven Institute, KITLV-Jakarta,Epistema Institute. Jakarta.
Dingin, Mora, 2014, Bersiasat dengan HutanNegara, Epistema Institute, Jakarta
Golub, S, 2003, Beyond The Rule Of Law Orthodoxy:The Legal Empowerment Alternative. WorkingPaper No. 41, Carnegie Endowment for Inter-national Peace Rule of Law Series,
Herwati, Siti Rakhma Mary dan Eti Oktaviani (Ed),2015, Catatan Akhir Tahun 2015 LBH Semarang:Membunyikan Lonceng Kematian (PelumpuhanHak Atas Pangan 34.119 Orang di Jawa Tengah).Semarang: YLBHI-LBH Semarang dan KIARA.
Bedner, Adriaan, Ward Berenschot, Eddie RiyadiLaggut-Terre dan Dewi Novirianti (Editor),2011, Akses Terhadap Keadilan: PerjuanganMasyarakat Miskin dan Kurang BeruntungUntuk Menuntut Hak di Indonesia, HuMa,VanVollenhoven Institute, KITLV-Jakarta,Epistema Institute. Jakarta.
Dingin, Mora, 2014, Bersiasat dengan HutanNegara, Epistema Institute, Jakarta
Golub, S, 2003, Beyond The Rule Of Law Orthodoxy:The Legal Empowerment Alternative. WorkingPaper No. 41, Carnegie Endowment for Inter-national Peace Rule of Law Series,
Herwati, Siti Rakhma Mary dan Eti Oktaviani (Ed),2015, Catatan Akhir Tahun 2015 LBH Semarang:Membunyikan Lonceng Kematian (PelumpuhanHak Atas Pangan 34.119 Orang di Jawa Tengah).Semarang: YLBHI-LBH Semarang dan KIARA.
Downloads
Published
2018-09-18
How to Cite
Pradityo, R. (2018). Hutan Kemasyarakatan Sebagai Alternatif Penyelesaian Konflik Tenurial Kehutanan. BHUMI: Jurnal Agraria Dan Pertanahan, 2(2), 256–260. https://doi.org/10.31292/jb.v2i2.75
Issue
Section
Articles
License
- All articles published in Jurnal Bhumi are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International license.
- Copyright of the article remains with the author(s) without time limit. Jurnal Bhumi holds the license for first publication only.
- Author(s) can submit other contract as separate addition related to published articles, such as: uploading to institutional repository, publishing in book or other media with recognition and addressing initial publisher as Jurnal Bhumi.
- All parties are free to quote, copy, and adapt any article in Jurnal Bhumi for any legitimate purpose in any media, with the requirement to include credit for original author(s) and Jurnal Bhumi as first publisher.






