Review Buku Perjuangan Perempuan Adat Memulihkan Tubuh Alam
DOI:
https://doi.org/10.31292/jb.v2i1.35Abstract
Mollo ada di tanah Timor
Dulu dijaga Tua adat
Tapi sekarang menjadi hancur
Dijamah tangan-tangan yang kotor
Tanah Mollo tanah yang indah
Mengapa sekarang mejadi hancur
Usif, amaf, meo, feotnay sepertinya bercerai
Tutur adat harus dimulai
Satukan langkah menjaga Mollo
Untuk itu Mollo bersatu
Agar jangan mudah dihasut
Bersatulah, bersatulah Mollo pasti Jaya
([lagu yang dinyanyikan saat pelatihan analisis dampak
lingkungan di Desa Tanua,
Downloads
References
Maimunah, Siti, 2015. Mollo Pembangunan danPerubahan Iklim: Usaha Rakyat MemulihkanAlam yang Rusak. Jakarta: Kompas.
Rachman, Noer Fauzi dan Mia Siscawati, 2014.Masyarakat Hukum Adat AdalahPenyandang Hak, Subjek Hukum danPemilik Wilayah Adatnya: Memahami secarakontekstual Putusan Mahkamah KonstitusiRepublik Indonesia atas pekara nomor 35/PUU-X/2012. Suplemen Wacana no33, tahun XVI.
Wignjosoebroto, Soetandjo, 2014. Dari HukumKolonial Ke Hukum Nasional. Jakarta: Huma,VVI, KITLV-Jakarta, dan Epistema Institute.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
- All articles published in Jurnal Bhumi are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International license.
- Copyright of the article remains with the author(s) without time limit. Jurnal Bhumi holds the license for first publication only.
- Author(s) can submit other contract as separate addition related to published articles, such as: uploading to institutional repository, publishing in book or other media with recognition and addressing initial publisher as Jurnal Bhumi.
- All parties are free to quote, copy, and adapt any article in Jurnal Bhumi for any legitimate purpose in any media, with the requirement to include credit for original author(s) and Jurnal Bhumi as first publisher.






