Krisis Demi Krisis di Indonesia: Melampaui Kegagalan dan Kemujuran
DOI:
https://doi.org/10.31292/jb.v4i1.219Keywords:
krisis, KemujuranAbstract
Abstrack :We cannot have Love without Lovers”, kalimat ini muncul di salah satu kritik Edward Palmer Thompson dalam bukunya yang fenomenal: The Making of The English Working Class (Thompson, 1963: 9). Bagi Thompson, kalimat tadi menganalogikan bahwa akan tidak adil apabila menulis sejarah tanpa menulis “pengalaman” manusia, sebab berarti menghilangkan pelaku/ agency dari takdir materialnya. Dalam hal ini, rupanya sejarah buruh di Inggris kala itu kerap ditulis oleh para sejarawan ekonomi tanpa kehadiran buruh, artinya sekedar menjelaskan buruh sebagai kelompok tenaga kerja maupun data-data statistik belaka. Keresahan terhadap determinisme structure dalam kajian sejarah ekonomi yang memarginalisasi agency, menjadi alibi yang juga mengilhami antologi sejarah pengalaman krisis dalam buku ini. Lebih jauh, kedua editornya: Benjamin White dan Peter Boomgaard menyebut bahwa bunga rampai ini berhasrat menjadi Etnografi-Sejarah Komparatif tentang Krisis Ekonomi Indonesia (hlm. viii), kendati diakui keduanya bahwa penelitian yang terhimpun masih belum bisa menjawab banyak pertanyaan yang diajukan (hlm. 330), bahkan adanya keterbatasan atau kesulitan data statistik (hlm. 116). Meleset sampai
Downloads
References
_____________ 1993, Perlawanan Kaum Tani, Yayasan Obor Indonesia, Jakarta.
Thompson, E.P 1963, The Making of The English Working Class, Vintage Books, New York.
White, Ben dan Boomgaard, Peter (eds) 2016, Dari Krisis ke Krisis: Masyarakat Indonesia Menghadapi Resesi Ekonomi selama Abad ke-20, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
- All articles published in Jurnal Bhumi are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International license.
- Copyright of the article remains with the author(s) without time limit. Jurnal Bhumi holds the license for first publication only.
- Author(s) can submit other contract as separate addition related to published articles, such as: uploading to institutional repository, publishing in book or other media with recognition and addressing initial publisher as Jurnal Bhumi.
- All parties are free to quote, copy, and adapt any article in Jurnal Bhumi for any legitimate purpose in any media, with the requirement to include credit for original author(s) and Jurnal Bhumi as first publisher.






