Mendistorsi Hegemoni dan Anti-Esensialisme: Analisa “Mitos Tambang untuk Kesejahteraan” dalam Kerangkeng Liberalisme

Authors

  • Arif Novianto Aktivis Aliansi Rakyat Kendeng Berdaulat (ARKB), Pegiat MAP Corner-Klub MKP UGM, dan Asisten Peneliti di Institute of Governance and Public Affairs (IGPA) FISIPOL UGM

DOI:

https://doi.org/10.31292/jb.v3i2.132

Abstract

Konflik antara masyarakat dan PT Semen Indonesia (SI) di Rembang, Jawa Tengah sampai saat ini terus berlangsung. Perlawanan rakyat bersama jaringan aktivis untuk menolak pendirian pabrik semen di atas lahan pertanian terus dilakukan dengan beragam metode aksi. Dari mulai demonstrasi ke pembuat kebijakan, mendirikan tenda sekaligus memblokir kawasan konflik, hingga aksi pasung semen di depan Istana Negara.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2018-08-19

How to Cite

Novianto, A. (2018). Mendistorsi Hegemoni dan Anti-Esensialisme: Analisa “Mitos Tambang untuk Kesejahteraan” dalam Kerangkeng Liberalisme. BHUMI: Jurnal Agraria Dan Pertanahan, 3(2), 279–285. https://doi.org/10.31292/jb.v3i2.132